Sabtu, 09 April 2011

Keunikan Janji

Menurut kebanyakan orang janji itu adalah utang, tapi jika terhadap "orang-orang terdekat anda", utang acapkali tidak di bayar. misalnya, utang seorang anak terhadap orang tuanya( pasti dong banyak), tapi itu tidak akan pernah terbayar oleh anak tersebut. Dan si orang tua pun tidak mengharapkan utang itu untuk di bayar.

Nah, sekarang kembali kepada janji, jika seseorang berjanji terhadap "orang-orang terdekatnya", berarti jarang sekali di tepati. Karena dia menganggap "orang terdekatnya" itu akan selalu mendukung dan memperhatikannya selalu, bukannya berarti si pembuat janji tidak memperhatikan anda.Tapi kita itu mendapat ujian secara tidak sengaja oleh si pembuat janji.

Dimana kita diuji untuk memahami si pembuat janji, sebenarnya orang yang tidak menepati janji adalah orang menganggap anda itu adalah orang paling dekat sama pembuat janji tersebut, karena dia tidak akan berani membuat janji jika anda bukan orang terdekatnya. Dan biasanyaseseorang yang membuat janji akan menepati janjinya di saat kita sudah melupakan janji itu.

Jadi bersabarlah menuggu, karena janjinya itu pasti ditepati olehnya di saat yang anda tidak duga-duga, anda pasti mengatakan:"sudah terlambat".Namun disinilah letak kasih sayang itu, sampai anda melupakan janji itu dia selalu mengingatnya. dan pasti itu kurang sempurna dari yang anda harapkan, karena waktunya sudah terlalu lama. Tapi itulah manusia tidak ada yang sempurna.

Kembali kepada seorang anak tadi, walaupun dia tidak bisa membayar utangnya secara keseluruhan, dia akan mebayarnya semaksimal mungkin dari yang bisa dia perbuat.

untuk anda yang sering mendapat seseorang yang tidak menepati janji, anda harus bersabar sebisa mungkin dan selama yang anda sanggup, Nah, jika dalam waktu lama dia tidak juga menepati janji berarti dia bukan seorang yang cocok untuk menjadi orang terdekat anda.

pasti opini ini kurang masuk akal bagi anda, sehingga membuat anda menjadi bosan. untuk memperlengkap blog saya ini. saya mengharapkan komentar dari para pembaca.thanks,

0 komentar:

Posting Komentar

Belajar lah selalu.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More